Kerajinan tangan unik@ Di tengah persaingan bisnis kerajinan aksesoris yang ada, Larizo Craft masih menunjukkan eksistensinya dengan mempertahankan kualitas dan motif khasnya. Selama hampir 25 tahun menggeluti bisnis kerajinan aksesoris kayu, batok kelapa dan kulit kerang, Larizo Craft konsisten dalam menjaga kualitas barang, termasuk model, kehalusan dan finishing produk-produknya.



“Kami juga punya motif khas, yakni motif Wahyu yang menggambarkan bunga-bungaan,” ujar seorang karyawan Larizo Craft.

Tidak hanya kerajinan aksesoris kayu, industri yang terletak di Bali dan Yogyakarta, ini juga mengembangkan kerajinan unik berbahan dasar tempurung kelapa, serta kulit kerang. Kayu sonokeling yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan aksesori ini diolah menjadi barang-barang unik, seperti kalung, gelang, anting, sabuk, bahkan tas. Selama puluhan tahun ini, pihaknya sudah mengembangkan ratusan jenis produk, baik ciptaannya sendiri maupun model yang dipesan oleh pelanggannya.



Untuk ukuran kerajinan hand made ini, Larizo Craft tidak mematok harga yang mahal. Produk tas misalnya, hanya dibanderol seharga Rp 50 ribu. Sementara produk lain, kalung  dihargai Rp 15 ribu. Walaupun dibandrol cukup murah untuk tiap produk kerajinan ini, terkadang pelanggan masih mengeluhkan kalau harga ini tetap mahal.

Kerajinan Aksesoris Yogyakarta dan Bali

Perahu Layar

Sabuk Batik

Pencarian Populer :kerajinan tangan, kerajinan tangan dari barang bekas, kerajinan dari barang bekas, cara membuat kerajinan dari barang bekas, seni kriya dari barang bekas, seni kriya nusantara, kerajinan tangan unik, seni kriya dari bahan bekas, cara membuat kerajinan tangan dari bahan bekas